Minggu, 02 Juni 2013

Alternatif Pemasangan Stut Kopling Untuk Bebek

 
Banyak pengguna bebek mengganti sistem transfer tenaga atau kopling sistem otomatis ke manual. Alasannya karena ingin akselerasi lebih responsif atau itu dilakukan buat bebek-bebek sudah agak berumur. Sebab biasanya otomatis kopling nya sudah ngambek minta diganti baru.
Kalau otomatis kopling sudah aus, untuk mengganti diperlukan dana sekitar Rp 250-300 ribu. Kalau di-bikin kopling manual memang tidak beda jauh biayanya, tapi kan masalah otomatis kopling di atas, bisa dilupakan. Sebab memang akan dilas mati.
Sayangnya, hal itu juga punya konsekuensi sendiri, yakni dipstick perlu di-modifikasi atau dipotong biar tetap bisa dipakai. Padahal dipstik diciptakan pabrikan untuk memudahkan dalam hal mengecek volume dan kekentalan oli. Jadi masalah dong, kalau mengaplikasi kopling manual terus batang pengukur itu mentok dan kudu di-modifikasi (dipotong), jadi enggak bisa ngecek oli dengan benar.
dipstick
Tapi tenang, Anda tak perlu memotong dipstick. Ada cara gampang untuk mengakali nya  Intinya sih, penghalang dipstik harus dibasmi. Mau tau caranya?
Gunakan bor tangan dengan mata bor baja ukuran 12 mm, yang dibor rumah dudukan stut kopling. Tapi enggak usah khawatir, materialnya empuk kok, karena biasanya dibuat dari bahan aluminium,” ungkap mekanik ramah kelahiran Jakarta ini.
dudukan stut kopling
Masih belum jelas? Baiklah akan dipraktikkan di Suzuki Smash yang bak koplingnya sudah mengaplikasi cara ini.
las titik otomatis kopling
Suzuki Smash
Untuk membuka bak kopling yang masih terpasang bisa gunakan kunci T-8, tapi jangan lupa untuk membuka knalpot dan footstep biar pengerjaan mudah. Tapi ingat, lihat dulu konstruksi rumah stut kopling, kalau terlalu mepet dengan las-lasan babetnya, penggunaan mata bor dapat disusutkan jadi ukuran 10 mm. Pokoknya jangan ganggu las-las an. Khawatirnya malah mempengaruhi kekuatan pegangannya.
bagian yang mempengaruhi kekuatan pegangan
Bisa ngecek oli lagi, deh!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar