Minggu, 02 Juni 2013

Apa itu Karburator?

Karburator adalah alat untuk mencampur udara dan bahan bakar ,dan menghasilkan campuran udara dan bahan bakar yang ideal ,agar mendapatkan pembakaran yang sempurna.campuran bahan bakar yang ideal adalah 1:13 jadi stiap 1 bensin 13 udara .tapi beda lagi untuk perbandingan campuran untuk mesin balap.


Karburator mempunyai beberapa tipe.
1.Venturi tetap.venturi dengan pedala gaas yang mengatur katup udara dengan menentukan besarnya aliran yang masuk yang melewati venturi sehingga menentukan besarnya tekanan yang menarik bahan bakar.jika di motor sering disebut karbu vakum.Karburator ini unggul dalam msalah konsumsi bahan bakar dan karburator ini banyak diaplikasi oleh motor baru-baru ini.karena banyaknyacmpuran bb yang masuk kedalam ruang silinder diaturolehkevakumanatau tekanandariruang bakar itu sendiri.Tapi disisi lain adapun kelemahan dari karburator ini yaitu kurang responsible diputaran bawah.karena jika grip gas di putar langsung setengah keatas.motor tetap berjalan tapi kurang spontan karena harus menunggu kevacuman dalam ruang bakar naik.




2.Venturi Bergerak venturi dengan kinerja nya bergerak sesuai tarikan pedal gas untuk mengatur banyak sedikitnya ampuran udara dan bb masuk.atau bisa dinamakan karburator konvensional.Untuk tipe karburator konvensional ini,lebih responsible karena jumlah bb yang masuk kedalam ruang bakar tergantung seberapa banyak kita pelintir tali gasnya.dan mudah untuk dikorek atau dimodifikasi

Hubungan Antara Panjang Intake Manifold dengan Torsi

pendek → panjang
Biasanya mekanik balap membuat intake sependek-pendek nya untuk mengejar laju gas dan bahan bakar menuju ke ruang bakar semakin cepat. Sebenarnya itu merupakan cara untuk mendapatkan torsi yang lebih besar di RPM tinggi, bukan untuk mengejar akselerasi spontan.
Tergantung pada kebutuhan juga intake mana yang akan kita pilih. Jika ingin irit dan hanya stop n go karena sering macet, pilih saja intake manifold panjang. Intake panjang memberi torsi di putaran bawah hingga menengah. Jika ingin kebut-kebutan atau bermodel drag, atau juga mau touring jarak jauh, pilih saja intake manifold pendek. Intake pendek memberi torsi lebih besar dibanding intake panjang, namun muncul ketika putaran atas.
Berikut grafik hubungan antara panjang intake dengan torsi yang telah diteliti sebelumnya.
grafik pembanding saja

Karburator pincang bikin panas dingin

setting PJ dan MjIstilah karburator mbrebet sering kita artikan karburator kita bermasalah tapi disisi lain pada kalangan anak muda sekarang banyak dijumpai karburator yang setttingan nya mbrebet atau dalam istilahnya memang sengaja dibuat mbrebet banyak yang mengistilahkan karburator yang pincang atau mbrebet jadi acuan bahwa motornya itu sudah oprekan atau garapan.

 Tapi disisi lain ini mari kita telusuri apa saja efek yang terjadi ketika kita salah setting main jet dan pilot jet dalam karburator.Setting karburator yang pas dapat kita jadikan acuan ketika motor bisa teriak sampai RPM maksimal dan bisa langsam pada RPM rendah.Jadi motor juga pun tak bermasalah pada RPM rendah maupun tinggi.

Sekarang banyak opini yang mengatakan bahwa karburator dengan campuran bahan bakar yang gemuk dapat meningkatkan performa kuda besi.memang benar kesimpulan dari opini diatas adalah kerja mesin akan sangat bagus ketika karburator dapat memasok bahan bakar kedalam ruang silinder sebanyak-banyaknya.disini arti sebanyak-banyaknya bukan berarti kebanyakan lo.

Memasukkan bahan bakar sebanyak banyak nya dalam ruang silinder disini berarti ruang silindder memadatkan campuran bahan bakar dan api busi mampu membakar campuran bahan bakar yang telah dipadatkan oleh ruang silinder tanpa terlalu menimbulkan kerak dan gas buang yang tidak diperlukan oleh lingkungan.

Jadi ketika kita membuat settingan pincang di karburator kita hal yang haus kamu pikirkan kembali adalah keawetan spare part sepeda motor  mu,seperti piston,ring piston,laker kruk as(cranksaft bearing),connecting rod(stang piston),klep dll.

Mengapa saya katakan setting main jet dan pilot jet salah bias berpengaruh terhadap keawetan mesin ?jika pengabutan terlalu gemuk dan terkesan mbrebet maka putaran mesin pun akan tersendat-sendat dan benda yang bergerak utama seperti piston pun akan bekerja lebih berat karena dipaksakan bekerja memadatkan campuran bahan bakar yang tidak sesuai dengan kapasitas silinder.

Jadi jika kamu suka dengan memainkan sepeda motor maka kamu setidaknya punya lebih dari satu motor,karena sebagus apapun part racing yang kamu pasang ke sepeda motor mu jika kamu membuat settingan pncang maka mesin pu  juga akan sering rusak dan minta diservis.

Pilot dan Main Jet yang bisa ditukar

Kamu yang suka bereksperimen dengan part pengabut ini harus tahu mengkanibal jeroan karburator ini

1.Main jet
-Yamaha jupiter z,Vega,Vega ZR,Nouvo
-Suzuki Shogun,Smash,Shogun 125,Arashi
-Honda Supra ,Grand,Karisma,win,Kaze,Legenda,Supra fit
-Yamaha RX King,RX S,RX Z,
-Honda Tiger,Kawasaki Ninja,Honda NSR SP,GL-PRO,Mega Pro,
-Jupiter Mx,Suzuki Satria F150,Suzuki Thunder 125

2.Pilot Jet
-Yamaha Jupiter Z,Mx,Vega
-Suzuki shogun 110,Smash,Shogun 125,
-Suzuki Satria F150,Yamaha Scorpio,Suzuki satria 120R,Thunder 125
-Yamaha Fiz-R,RX-z,Suzuki RGR
-Honda Supra,Grand,Legenda,Karisma,Win,Kawasaki Kaze
-Honda tiger,GL-pro,NSR-SP,Kawasaki NInja

Jadi sebeleum mengkanibal jeroan karburator dilihat dulu lubang dan drat luar PJ,MJ nya

Reamer Karburator Jupiter-Z Kode VM17SH dengan Skep GL-100

Ketika karbu Jupiter-Z direamer dengan skep GL100 (diameter 19.9mm), hati-hati lah saat mengunci / mengeraskan baut tutup skep karena rawan silinder skep melintir. Karbu ini dapat di reamer dengan lebar venturi sebesar 18mm (max) dan tinggi venturi mencapai 23.5mm (bisa di tambah lebih extreme tetapi tidak menggunakan pack karet). Untuk reamer karbu ini diperlukan ketelitian dengan sangat karena rawan pecah tetapi tetap aman untuk harian.
bagian yang rawan melintir saat mengeraskan baut pengunci

Untuk langkah-langkah nya sama seperti reamer karbu Jupiter maupun yang lainnya, hanya saja perbedaannya adalah hasil venturi nya. Berikut bagian yang dapat di reamer dari karbu ini.
comparison / perbandingan nya
intake manifold di reamer juga
reamer belakang di buat lingkaran
tetapi tidak sampai tengah venturi
bagian depan dapat dihaluskan
reamer ke atas extreme
Moncong di potong dan di reamer

Jumat, 31 Mei 2013


TEKNIK DASAR PENYETELAN KARBURATOR

GRAPHIC EFFECT SPUYER TERHADAP KINERJA KARBURATOR
GRAPHIC EFFECT SPUYER TERHADAP KINERJA KARBURATOR
Beberapa orang kadang berpikir menyetel karburator adalah pekerjaan yang sangat gampang. Ganti jet-nya setingkat atau dua tingkat, meniru setelan karburator orang lain yang sudah ketemu dan BOMM!! Mesin motor melaju kencang. Hmmm… mungkin iya pada mesin standard ataupun mengalami modifikasi ringan. Tapi untuk balap, tidak terdengar semudah itu. Ada banyak kombinasi dari setingan idle jet, needle jet, posisi clip, main jet, power jet, level bahan-bakar (set up pelampung), dan lain-lain dan sebagainya. Ada setidaknya menurut perhitungan statistika, sekitar 13,860,000 kombinasi jeting dalam sebuah karburator :) hehehehe… jika mau bermain karburator setidaknya siapkan mental, waktu dan tenaga untuk menyelaraskan semua kinerjanya. Disini kami ingin membantu dengan sedikit pengetahuan dasar dan penyetelan karburator untuk mempermudah teman-teman dalam menemukan fine tuning, bisa diaplikasi untuk menyetel ulang karburator yang udah pada modif mesin.
KARBURATOR VENTURI
KARBURATOR VENTURI
Perhatikanlah muka karburator, dan kamu akan menyadari karburator hanyalah sebuah lubang besar dari satu tempat ke tempat lain, ini dinamakan venturi. Udara masuk ke dalam mesin melalui lubang ini (venturi). Sebagaimana kecepatan udara memasuki karburator meningkat, tekanannya justru menurun, yang kemudian menimbulkan kevakuman di area  venturi. Kevakuman ini bergerak seiring bukaan skep (throttle), dan menghisap bahan-bakar melalui jet yang berbeda-beda di sistem karburator. Udara dengan bahan-bakar akan bercampur di area venturi. Dimana posisi jet ditempatkan dan pengeluarannya pada venturi menghasilkan kontrol terhadap respon bukaan gas. Sistem langsam ( pilot jet, dan setelan skrup udara) mengontrol hingga bukaan skep 25 %. Jarum skep, posisi clip dan nozzle karburator mengontrol dari 15 % bukaan gas hingga 80 %.  Main jet mengontrol bukaan gas penuh atau berefek mulai dari bukaan gas diatas 60 %. Namun ada hal yang harus diingat dalam menyetel karburator, kesemua bagian adalah interconnected (terhubung satu dengan lain) sehingga penggantian sebuah part akan mempengaruhi kinerja sistem lainnya. Bekerja hati-hati, dan teliti adalah kuncinya.
CARB TUNING
CARB TUNING
SET UP KARBURATOR
  1. Untuk bukaan gas dari kondisi tertutup hingga seperempat bukaan skep
    1. Ganti pilot jet / idle jet untuk mengatur campuran
    2. Setel ulang skrup udara untuk penyempurnaan aturan ( 1 ½ hingga 2 putaran keluar dari posisi menutup penuh)
  2. Dari posisi seperempat bukaan hingga sepertiga bukaan gas
    1. Setel posisi klip jarum skep
    2. Ganti tipe jarum skep
  3. Dari posisi sepertiga bukaan gas hingga bukaan penuh
    1. Ganti ukuran main jet untuk menyetel campuran udara bahan-bakar
    2. Ganti ukuran power jet (jika ada) untuk menyempurnakan campuran udara-bahan bakar
  4. Bukaan gas separuh hingga bukaan gas penuh
    1. Lakukan penyetelan campuran udara/bahan-bakar dengan penggantian mainjet, jarum skep, atau seting posisi klip jarum skep
    2. Lakukan pengecekan (baca) hasil pembakaran untuk melihat apakah setelan sudah tepat atau belum
MIKUNI 36mm
MIKUNI 36mm
CATATAN SET UP:
  1. Dasar penyetelan skrup campuran udara di karburator adalah putar hingga menutup penuh, lalu buka satu setengah putaran keluar. Jika mesin masih berjalan dalam kondisi terlalu basah atau kering coba sedikit setel ulang skrup campuran udara lebih membuka atau menutup. Jika hal ini tidak dapat terkoreksi dengan beberapa putaran, maka gantilah pilot jet nya.
  2. Jika setelan terlalu basah antara bukaan gas posisi tertutup hingga terbuka separuh, dan tidak dapat dikoreksi dengan penyetelan skrup udara, maka ganti pilot jet ke ukuran lebih kecil.
  3. Menjalankan mesin dalam kondisi terlalu basah (campuran kaya) akan menjadikan mesinmu tidak berlari pada kemampuan terbaiknya, menjalankan mesin dalam kondisi terlalu kering lebih berbahaya dan akan merusak komponen mesin seperti piston, liner dan kepala silinder. Sebaiknya ketika melakukan penyetelan karburator, lakukan dari kondisi campuran kaya dan lakukan setelan  lebih rendah secara bertahap untuk menemukan setelan pas.
  4. Lihat dan baca kondisi busi untuk mempelajari campuran yang dibutuhkan mesin.
    • Jika elektroda berwarna hitam, atau basah jelaga; kondisi mesin terlalu banyak bahan-bakar (campuran kaya). Bahan-bakar yang tak terbakar menyebabkan kerak mengendap di busi.
    • Busi kondisi kering dan berwarna keabu-abuan, atau bahkan putih kapur. Mesin berjalan dalam setelan yang terlalu kering, dan berbahaya bagi kondisi mesin. Pakai jet yang lebih besar untuk mendapatkan setelan yang lebih kaya.
    • Warna elektroda kecoklatan dan bersih, maka kamu sudah menemukan setelan terbaik yang dibutuhkan mesin.
    Ketika melakukan penggantian main jet lebih besar akan mempengaruhi performa mesin mulai dari bukaan gas separuh hingga gas penuh (full throtle). Selalu lakukan penggantian satu-demi satu dan secara bertahap dan cermati perubahan yang terjadi pada performa mesin sebelum merubah faktor lainnya.
    Jangan menjalankan mesin dalam kondisi campuran kering (miskin) dalam kondisi terlalu lama yang dapat mengakibatkan overheating (panas yang berlebihan) dan merusak komponen di dalam mesin.

        Penyelesaian beberapa persoalan seting karburator.
        Permasalahan : Saat stasioner RPM tidak stabil. Mesin berlari tersendat.
        Kondisi setelan : Campuran terlalu miskin
        Metoda koreksi :
        • Putar setelan skrup udara searah jarum jam (menutup) untuk memperkaya campuran.
        • Ganti ukuran pilot jet ke angka yang lebih besar
        • Ganti jarum skep ke diameter lebih kecil atau bentuk lebih runcing untuk memperkaya campuran bahan-bakar.
        Permasalahan : Saat stasioner keluar asap hitam dari knalpot.
        Kondisi setelan : Terlalu basah
        Metoda koreksi :
        • Putar keluar skrup setelan udara untuk memperbanyak campuran udara masuk
        • Ganti pilot jet ke nomor lebih kecil
        • Ganti jarum skep dengan model yang lebih gemuk
        Permasalahan : Ketika motor dijalankan akselerasi lemah
        Kondisi setelan : Kering
        Metoda koreksi : Ganti dengan ukuran mainjet lebih besar
        Permasalahan : Ketika berakselari motor tersendat-sendat
        Kondisi setelan : Basah
        Metoda koreksi : Kecilkan ukuran mainjet
        Permasalahan : Pada posisi seperempat bukaan gas mesin ngambang dan RPM tidak dapat teriak.
        Kondisi setelan : Kering
        Metoda koreksi :
        • Pakai dimensi jarum skep lebih kurus untuk memperkaya campuran bahan-bakar
        • Putar skrep setelan udara searah jarum jam untuk memperkaya campuran
        Permasalahan : Gas bukaan penuh, Kecepatan bertambah sangat pelan, mesin terasa datar, dan busi tampak basah kehitaman
        Kondisi setelan : Terlalu Kaya
        Metoda Koreksi :
        • Setel campuran dengan menggunakan main jet lebih kecil, terus check kondisi kepala busi hingga warna terkoreksi
        Ok, sampai disini semoga bermanfaat dan membantu teman-teman dalam melakukan setup karburator sendiri. :)
        Tetap Sehat, Tetap Semangat! Biar bisa modifikasi mesin tiap hari.
        Wassalammualaikum warrahmatullah

        Selasa, 28 Mei 2013

        i

        Racing Part spesial dari Takegawa Jepang

        Setelah ngalor ngidul di dunia maya, sekaligus nyari-nyari tentang perkembambangan teknologi racing part terbaru. Ane ngak sengaja menemukan beberapa racing part spesial dari Takegawa. Yup.. Takegawa adalah produsen racing part asal jepang yang konsen membuat racing part untuk motor-motor kecil seperti minimoto. Beberapa basis mesinnya mirip dengan bebek yang beredar di Indonesia, seperti Honda Mongkey dan Honda Super cup yang make mesin C-100 sama seperti generasi mesin supra-x lama. Atau KLX110 dan KSR 110 yang blum lama ini di launching Kawasaki Indonesia, basis mesinnya mirip dengan bebek Kawasaki kaze, blitz hingga edge 110. Nah kenapa racing part spesial karena bisa dibilang ngak pasaran, kalau selama ini part-part pendongkrak tenaga hanya kit bore-up, produsen Takegawa membuat yang spesial lagi. Tentu semakin advance teknologi semakin mahal pula harga. Nah berikut beberapa part special yang ane temukan :D
        1. Takegawa +R Superhead 4 Valve Bore Up Kits

        Nah yang satu ini paket bore up untuk Kawasaki KLX 110 dan KSR 110 dimana basis mesinnya mirip dengan Kawasaki kaze, blitz hingga edge 110. Kit bore up ini mulai dari 125cc, 138 cc hingga 178 cc. Sementara kepala silindernya masih SOHC tapi sudah menerapkan 4 klep, 2 klep hisap dan 2 klep buang. Mekanisme mirip dengan Yamaha Jupier MX atau Vixion dimana pelatuknya bercabang untuk menonjok 2 klep.Dipadukan dengan part lainnya ternyata tenaga yang dihasilkan bisa berkali-kali lipat, silahkan lihat grafik di bawah ini.
        Juga ada pake bore-up untuk Honda Monkey dan Supercup yang basis mesinnya mirip Honda Supra-X 100 cc lama. Kalau untuk Honda ini pake bore up hanya bisa sampai 124cc dan 138 cc. Itu karena jarak antara ke-empat baut silinder yang memang terbatas. Paker part ini sifatnya plug n play tinggal pasang aja dan setting hingga ketemu yang paling optimum.
        2. Takegawa DOHC Bore-Up Kit
        Kalau yang inu sudah menganut sistem DOHC, dimana menggunakan dua camshaft yang menonjok 2 klep. Mekanismenya berbeda dengan sistem DOHC konvensional seperti punya Satria F-150 atau Honda CBR 150 dimana rantai kamrat mengerakkan 2 gir di kop silinder. Kalau paket ini gir di kop silinder masih satu, tetapi ada mekanisme gearbox untuk menggerakkan 2 camshaft tadi.
        3. Takegawa Desmo 4V Bore-Up Kit
        Nah kalau yang ini paling spesial. Selain sudah 4 klep, DOHC juga mekanisme menggunakan sistem Desmo sepeti di Motor Ducati. Sistem ini akan mencegah klep buang maupun hisap bertabrakan di putaran tinggi. Mekanismenya klep akan tebuka setelah di tonjok bubungan camshaft yang terhubung pelatuk klep dan akan tertutup setelah ditarik oleh pelatuk klep laiinya tetapi masih pada camshaft yang saja. Makanya camshaft agak berbeda dengan camshaft DOHC konvensional seperti yang nomer2. Ribetnya jelasiinnya :D Mekanisme ini tidak membutuhkan per klep lagi, hanya per untuk membalikkan pelatuk ke posisi awalnya. Jadi beban mesin lebih ringan, otomatis putaran mesinpun lebih tinggi dan power lebih besar…. begitulah kira-kira :D
        4. Sistem Transmisi
        Sistem trasmisi merupakan elemen penting bagi mesin yang telah memiliki tenaga besar. Sistem trasmisi yang baik akan meminilisir tenaga yang terbuang dari mesin untuk disalurkan ke roda belakang. Bebera part dari Takegawa mulai dari mengubah kompling dari otomatis menjadi manual. Kalau ini udah banyak dimodifikasi oleh tuner lokal untuk bebek balap.
        Yang lebih advance yaitu merubah sistem tariknya, kalau yang konvensional masih menggnakan kabel kopling, kalau ini buatan Takegawa sudah yang menggunakan sistem hidrolik, sistem ini menggunakan oli seperti rem hidrolik. Sistem ini akan memperingan tuas kopling, apalagi bagi yang biasa melewati daerah macet atau menggunakan per racing yang keras tentu sangat membantu.
        Yang paling advance tentu sistem kopling diatas. Selain menggunakan sistem kopling hidrolik juga sudah menggunakan kopling kering (dry Clucth) seperti yang terpasang di motogp atau moge. Sistem ini mempunyai keunggulan anti slip dan lebih cepat adem karena langsung kena angin, tetapi kelemahannya yaitu berisik karena tidak terendam oli.
        Semua sitem kopling diatas masih bisa dipadukan dengan per kopling racing yang lebih keras, kampas kopling racing yang anti slip plus close ratio untuk memberikan hasil lebih maksimal lagi.